JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat penjualan tiket untuk Angkutan Lebaran 2026 periode 11 April hingga 1 Mei 2026 terus bergerak dinamis.
Sampai hari ini, sebanyak 564 ribu tiket KA jarak jauh telah terjual, sementara masih tersisa sekitar 89 ribu kursi yang dapat dibeli oleh calon penumpang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga mendekati hari keberangkatan. “Jangan menunggu (beli tiket mendekati hari keberangkatan karena penjualan terus bergerak dinamis,” ujarnya.
Pernyataan ini menekankan pentingnya perencanaan mudik lebih awal agar mendapatkan kursi sesuai tujuan favorit masing-masing penumpang.
Jumlah Perjalanan Kereta Jarak Jauh di Daop 1 Jakarta
Dalam menyambut lonjakan penumpang mudik, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 86 perjalanan kereta api jarak jauh per hari. Rinciannya, terdapat 68 KA Reguler, 12 KA Tambahan dari Stasiun Gambir, dan 6 KA Tambahan dari Stasiun Pasar Senen.
Beberapa KA yang berangkat dari Stasiun Gambir meliputi:
KA 6 Argo Semeru
KA 8 Bima
KA 118 Gunungjati
KA 7006 Batavia
KA 124 Cakrabuana
KA 32 Pandalungan
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, calon penumpang dapat memilih KA seperti:
KA 282 Bengawan
KA 272 Airlangga
KA 284 & 288 Serayu
KA 254 Kertajaya
KA 252 Jayakarta
KA 258 Progo
Keberadaan KA tambahan ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh calon penumpang dapat terakomodasi selama periode puncak mudik.
Tujuan Favorit Masyarakat Saat Mudik Lebaran
Data KAI menunjukkan bahwa tujuan favorit masyarakat selama mudik Lebaran mencakup beberapa kota besar dan strategis, seperti:
Yogyakarta
Surabaya
Semarang
Bandung
Jember
Purwokerto
Pola perjalanan tersebut mencerminkan konsentrasi penumpang pada lintasan jarak jauh yang populer, sekaligus menjadi fokus KAI dalam menyiapkan layanan tambahan dan KA reguler maupun tambahan.
Khusus wilayah Daop 1 Jakarta, total kursi KA Ekonomi Komersial jarak jauh periode 14–29 Maret 2026 adalah 329 ribu kursi, dengan 237 ribu kursi sudah terjual. Sedangkan KA Lokal Ekonomi Komersial Pangrango pada periode yang sama menyediakan 46 ribu kursi, dan 22 ribu kursi telah terjual.
Imbauan Hindari Praktik Ilegal dan Periksa Ketersediaan
KAI menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembelian tiket melalui praktik atau kanal ilegal, yang rawan merugikan konsumen. Franoto Wibowo menambahkan, “Hindari pembelian melalui praktik atau kanal ilegal, dan melakukan pengecekan berkala apabila tiket pada tanggal tertentu telah habis.”
Masyarakat disarankan untuk selalu mengecek ketersediaan tiket melalui website resmi KAI, aplikasi resmi, atau loket stasiun agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan sesuai jadwal. Upaya ini sejalan dengan tujuan KAI untuk memastikan pengalaman perjalanan yang tertib dan efisien bagi seluruh calon penumpang selama puncak Angkutan Lebaran 2026.
Persiapan KAI Hadapi Lonjakan Penumpang Lebaran
KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan penumpang, termasuk penambahan KA reguler dan KA tambahan, serta optimasi manajemen operasional di stasiun-stasiun besar. Strategi ini dirancang agar jumlah kursi yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan penumpang tanpa mengganggu kualitas layanan.
Pihak KAI juga menekankan pentingnya pembelian tiket lebih awal agar calon penumpang tidak terjebak dalam keterbatasan kursi selama periode puncak. Dengan langkah ini, diharapkan Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat secara efektif selama musim mudik.